Afleveringen
-
ngobrolin seputar friendship breakup, relationship sama omongan asian value tentang umur segini yang masih sendiri saja. pokoknya pusing bro jadi orang indonesia. jadi waras dan nggak bolak-balik ke psikiater aja syukur mah.
-
Jadi beberapa minggu lalu tuh sempet ada keributan di twitter masalah dipanggil 'kak'. Jadi gue mempertanyakan, apa masalahnya sampai dipanggil 'kak' itu jadi sesuatu yang annoying. Bahkan sampai gue up episode ini pun juga masih bertanya-tanya, salahnya dimana?
-
Zijn er afleveringen die ontbreken?
-
Ngebayar ego inner child itu puas banget kalau udah bisa punya uang sendiri. Kira-kira, inner child yang mana belum kebayar? Nonton PetSher 2 udah sampai 3x nih. Kayaknya masih ada yang lebih banyak; waktu ini gue nemu sampai 12x! Gilssss. Kayaknya besok gue mau nurutin inner child gue selanjutnya yaitu mandi bola ❄
-
Cerita sedikit dulu, nanti balik lagi
-
Sudah bulan september, lagi 3 bulan udah 2023. Dan aku belum kaya juga.
-
Sejak masuk ke dunia thai enthusiast, aku sering banget nemu hal-hal yang berbau keberuntungan. Kalau dipikir-pikir, sebenarnya keberuntungan itu nggak ada…
-
Alasan kenapa aku 4 bulan ini nggak upload podcast, sekaligus episode penutup Katanya Podcast di tahun 2021
-
Sempat di bulan Juli 2021, disaat kasus covid-19 lagi parah-parahnya, gue jadi salah satu penyintasnya. Selama 12 hari isolasi mandiri dan mencoba untuk self healing di masa penyembuhan. Cukup sekali ini aja kena. Nggak mau lagi.
-
Cuaca pancaroba bikin bengek
-
udah seneng nih kasus covid mereda, eh naik lagi! brekele memang! udah capek di PHP-in bakal buka pintu pariwisata internasional, ditambah PPKM, gimana makin nggak brekele?
-
Sebuah episode berisi cerita mengenai fenomena "Harga Teman". Nggak tahu siapa yang mulai duluan. Yang awalnya masih "oke-oke" aja ngasi harga teman, lama-lama menjadi sesuatu yang annoying banget untuk yang berusaha mendapatkan penghasilan tambahan.
-
karena gue nggak bisa tidur, jadi gue rekam suara; cerita soal habis vaksin yang bikin nyeri sebadan.
-
siapapun di belahan bumi ini; mau yang harta kekayaannya tujuh turunan nggak habis-habis, cantiknya silau karena kulitnya glowing, pintar sampai keterima di Harvard University, pasti pernah insecure. apalagi gue yang ngerasa biasa-biasa aja. selalu tiap malam berisik di kepala soal kekurangan yang nggak bisa gue ubah. proses buat redainnya emang butuh waktu yang nggak bisa di prediksi. akhirnya, gue tau caranya; bagaimana meredakan insecure gue yang segitu ganggunya di pikiran gue?
-
selamat menunaikan ibadah puasa hari kedua dan rahajeng galungan, gengs. karena episodenya dadakan, moon maap nih kalau ada yang nggak lancar ngomongnya. moon maap juga kalau ada jeda lama dan bunyi-bunyi tidak mengenakkan. anyway, dengerin aja langsung ceritanya ya.
-
ngomongin soal Nyepi, yang gue inget adalah lihat langit malam hari. sudah setahun menunggu, hujan turun dan akhirnya gajadi liat bintang. Nyepi juga sinyal internet dibatasi, membuat beberapa yang memanfaatkan data selular harus libur sosmed sehari.
-
Sudahkah kalian bersyukur wahai penghuni bumi yang kalau akhir bulan suka merana? Sudahkah kalian bersyukur dengan benar? Kalau masih kebiasaan bersyukur dengan membandingkan diri dengan kekurangan orang lain punya, mending udahin deh~
-
Zodiak lo apa? kalau zaman ke belakang, suka baca zodiak di kalender Bali paling belakang. Selain itu, juga baca di tabloid, majalah atau koran (waktu itu media sosial belum ada). Bacaannya paling ngebahas seputar Asmara, Keuangan dan Kesehatan.
Kalau sekarang, gue nggak begitu tertarik baca ramalan kayak gitu sih. Lebih suka melihat kepribadian orang tersebut berdasarkan zodiak dan risingnya (eitsss ini juga ada pengaruhnya sama lingkungan pergaulannya ya). Kalau lo gimana?
-
"Kamu siap aku ajak susah nggak?" adalah pertanyaan yang ngebuat gue mikir, "Kenapa gue yang susah-susah nyenengin diri, malah diajak hidup susah?". Iya tau, maksudnya kalau seumpama di tengah kehidupan yang nggak pasti ini, dihadapkan sesuatu yang sulit, mau nggak diajak cari solusi bareng-bareng dan tetap bareng? Gitu? Ya kalimat nanyanya jangan gitu dong....
-
ada banyak hal di 2019 yang nggak bisa didapetin di 2020. ternyata, luar biasa sampai di titik ini. terima kasih ya sudah bertahan.
-
Sudah jadi resiko orang Asia kalau kita-kita yang baru masuk usia 25 tahun, di cerca pertanyaan "Kapan Menikah?" seolah-olah menikah adalah pencapaian teratas, tertinggi dan final setiap orang. Padahal, menikah adalah keputusan yang nggak semudah membalikkan telapak tangan. Menikah bagi kami adalah tahap baru dalam kehidupan yang sangat mempengaruhi hidup. So, inilah alasan kenapa kita menunda menikah. Kolaborasi dengan Kak Hani dan Kak Silvi di Episode Penutup Season 1 #MenujuSeason2
- Laat meer zien